Serial The Mandalorian dari Disney+ memang cukup sukses di pasaran. Memanfaatkan latar belakang cerita Star Wars, cukup mudah bagi serial ini untuk dicintai jutaan orang di seluruh dunia. Halk ini juga tercermin dalam laporan TorrentFreak. Di sana, The Mandalorian berhasil mendapat predikat sebagai acara TV paling banyak dibajak di tahun 2020.
Dulunya, penyandang titel ini (terbanyak dibajak) adalah serial Game of Thrones dari HBO. Namun, karena seri tersebut telah berakhir, raja baru pindah kepada The Mandalorian. The Mandalorian sendiri sebenarnya berada di posisi ketiga di tahun 2019, dan berlangsung cukup sukses sehingga mendorong banyak orang untuk mengikutinya di musim keduanya (yang kini pun sudah berakhir).

Meskipun demikian, fakta bahwa serial ini sangat banyak dibajak tidak terlalu mengejutkan. Mirip dengan Game of Thrones, The Mandalorian memerlukan langganan layanan streaming, yang dalam hal ini adalah Disney+. Layanan Disney+ sendiri masih belum tersedia di seluruh dunia. sehingga hal ini juga menjadi salah satu faktor penyebab terjadinya pembajakan.
Walau begitu, belum tentu juga pembajakan akan berkurang andaikata layanan Disney+ sudah tersedia di seluruh dunia. Masih banyak mereka yang mencari cara “kreatif” untuk bisa menyaksikan serial tersebut tanpa harus membayar. The Mandalorian musim ketiga sendiri rencananya akan ditayangkan pada 2021 mendatang.
Sumber:
TorrentFreak








Kita sudah memasuki tahun 2017 dan kita ketahui bersama bahwa film Logan akan dirilis pada Maret 2017 mendatang. Bocoran trailer sudah dirilis oleh Fox dan kita akan melihat Hugh Jackman dan Patrick Stewart berperan sebagai Logan dan Professor X.
Mungkinkah hal tersebut terjadi? Sepertinya tidak 😀 . Judul dari tulisan ini merupakan kisah yang terdapat dalam film The Internship.
Bagi Anda yang lahir di tahun 40-an, mendengar kata “Marina” tentunya akan mengingatkan Anda pada lagu yang populer di tahun 1950-an akhir. Ya, Marina adalah hits terkenal pada masa itu yang mempopulerkan musikus Rocco Granata.
Banyak pelajaran yang dapat dipetik dari film ini, di antaranya perjuangan Rocco dan Ibunya yang harus membanting tulang mencari uang agar dapat memperoleh alat musik accordion. Selain itu, konflik antara Rocco dan ayahnya juga terbilang mengharukan. Kita mungkin akan membenci sosok Rocco yang tidak membantu ayahnya yang telah sakit paru-paru akibat situasi pernafasan yang buruk di dalam tambang. Namun, pada akhirnya Rocco dapat membahagiakan sang ayah.