Divisi penelitian dan pengembangan militer Amerika Serikat, DARPA, baru-baru ini mendapat penghargaan dari Guinness World Record atas karyanya yang berhasil menciptakan chip komputer berkecepatan 1 terahertz (atau 1000 gigahertz). Chip DARPA ini dengan mudah dapat mengalahkan pemegang rekor chip sebelumnya yang hanya mampu menangani kecepatan hingga 850GHz saja.
Yang perlu diperhatikan adalah, chip ini bukan perangkat CPU secara utuh yang selama ini kita kenal pada PC. Chip ini pada hakikatnya merupakan amplifier untuk radio berkecepatan 1Thz karena belum memiliki instruksi prosesor standar pada umumnya, seperti floating point unit dan sebagainya.

Dalam penggunaannya, chip dengan kecepatan terahertz dapat digunakan untuk berbagai hal menarik, mulai dari penciptaan perangkat gadget yang mampu mengelola aliran pusat data dan menampilkannya, alat pemindai keamanan, radar super sensitif, hingga jaringan nirkabel ultra cepat yang memiliki kecepatan melebihi standar WiFi 2.4 and 5GHz.
Bacaan lebih lanjut:
http://www.extremetech.com/extreme/193343-darpa-creates-first-1thz-computer-chip-earns-guinness-world-record

Bagi Anda yang lahir di tahun 40-an, mendengar kata “Marina” tentunya akan mengingatkan Anda pada lagu yang populer di tahun 1950-an akhir. Ya, Marina adalah hits terkenal pada masa itu yang mempopulerkan musikus Rocco Granata.
Banyak pelajaran yang dapat dipetik dari film ini, di antaranya perjuangan Rocco dan Ibunya yang harus membanting tulang mencari uang agar dapat memperoleh alat musik accordion. Selain itu, konflik antara Rocco dan ayahnya juga terbilang mengharukan. Kita mungkin akan membenci sosok Rocco yang tidak membantu ayahnya yang telah sakit paru-paru akibat situasi pernafasan yang buruk di dalam tambang. Namun, pada akhirnya Rocco dapat membahagiakan sang ayah.




