Source
MyDrivers.com
Februari tahun ini sepertinya bulan yang baik bagi Sony karena berhasil mendongkrak total penjualan PlayStation 5 dari Februari 2022. Angka ini berhasil menggeser posisi Nintendo Switch sebagai mesin konsol gim terlaris di Jepang, di mana biasanya konsol Nintendo hampir selalu mendominasi.
Majalah video game Jepang Famitsu mengatakan bahwa 366.982 PS5 terjual pada Februari 2023. Angka ini naik 457% dari penjualannya sebelumnya yang relatif sedikit (65.772 unit) pada Februari tahun sebelumnya. Peningkatan ini bisa karena kondisi kelangkaan chip global sehingga membatasi Sony untuk membuat konsol secara masif.

Bisa dilihat dari fenomena betapa sulitnya menemukan PS5 di tahun-tahun sebelumnya. Sony bahkan memperpanjang waktu produksi PlayStation 4 untuk menambal kekurangan pasokan PS5. Butuh waktu hingga tahun ini bagi Sony untuk menyatakan kekurangannya, dan jelas, itu tidak main-main.
Kesuksesan ini menunjukkan bahwa Nintendo Switch akhirnya menemukan tandingannya. Konsol terbaru Sony tidak pernah mengalahkan Switch di Jepang, dan bahkan belum mendekati. Tahun lalu, PS5 berada jauh di belakang Switch dengan total masing-masing penjualan sebanyak 942.798 dan 5,3 juta unit.
Walau begitu, statistik dari penjualan gim, Nintendo Switch masih menjadi nomor satu di Jepang. Kirby’s Return to Dream Land Deluxe menduduki puncak penjualan di angka 189.031 unit di Jepang pada bulan Februari, sedangkan Hogwarts Legacy (hanya tersedia di PS5 dan Xbox) adalah judul non-Nintendo terlaris di angka penjualan 126.086 unit.
Sumber
Famitsu Magazine Japan
Salah seorang warganet (netizen) bertanya di forum Facebook dengan topik seputar komputer. Dia bertanya, apakah dengan uang 2 juta rupiah, dia bisa mendapatkan PC (personal computer) dan monitor dengan spesifikasi RTX (kartu grafis). Bagi Anda yang paham harga-harga perlengkapan komputer, pertanyaan ini jelas-jelas mustahil karena memang melebihi budget.
Respons yang didapat pasti langsung ditebak, bully-an dan cibiran dari para penghuni forum. Berikut ini bunyi-bunyi cibiran yang berhasil kami rangkum.
Selain cibiran dalam bentuk kata-kata, beberapa warganet juga mengirimkan postingan dalam bentuk meme.



Tapi menurut kami, respons yang paling epic adalah ini.
“Bisa bang, cukup 2 juta buat beli linggis sama masker”
Belum selesai di situ, plot twist yang sesungguhnya terjadi ketika ada salah seorang warganet yang menyelidiki postingan terdahulu si penanya (stalking). Rupanya, si penanya pernah mengajukan request serupa dua bulan sebelumnya, namun dengan budget di angka 7 juta.

Si stalker langsung bertanya sambil melampirkan screenshot tersebut, dan inilah jawaban yang diperoleh.

Okeh, selamat tahun baru 2023. Mari kita mulai tahun ini dengan resolusi positif, termasuk dengan upaya untuk menghindari judi online, sebagaimana pelajaran yang dapat kita peroleh dari tulisan ini.
Pada dua tulisan sebelumnya, kita sudah membahas bagaimana pengelolaan isi dari web sekolah. Pada kesempatan kali ini kita akan membahas bagaimana jika tim redaksi belum terbentuk di sekolah. Apakah website akan menjadi mati suri? Langkah apa yang harus dilakukan oleh pihak sekolah?
Pada dasarnya, seorang admin web hanya bertugas untuk menjaga website itu sendiri. Cakupan tugasnya meliputi backup data, pembaruan, instalasi fitur tambahan, dan memperpanjang sewa server dan domain. Untuk konten kegiatan sekolah, semuanya kembali lagi kepada pihak manajemen sekolah.
Lantas bagaimana pengelolaan isi website dilakukan jika belum terbentuk sistem keredaksian? Cara tersingkat adalah, buat form isian bagi para guru atau siswa yang menjadi penanggung jawab (PJ) atau berpartisipasi dalam suatu kegiatan yang mewakili sekolah. Mereka yang terlibat langsung dalam kegiatan tersebut tentunya memahami alur pelaksanaan acara sehingga mereka dapat mengisi form secara detail.

Adapun isian form paling tidak harus memenuhi kaidah penulisan berita, yaitu 5W1H (what, who, where, when, dan why). Anda dapat memanfaatkan Google Forms, di mana di dalamnya terdapat fitur unggah berkas multimedia untuk dokumentasi konten. Selanjutnya, admin web atau guru yang ditunjuk tinggal menuliskan hasil isian form ke dalam website. Berikut ini contoh isian form
Tulisan ini merupakan lanjutan dari tulisan sebelumnya yang telah diterbitkan dengan judul yang sama. Tulisan tersebut dapat diakses di alamat berikut. Kali ini kita akan melanjutkan pembahasan mengenai bagaimana pengelolaan website sekolah. Website pada dasarnya adalah media publikasi dalam bentuk digital yang akan menjadi sarana untuk penyampaian berbagai informasi sekolah kepada masyarakat luas.
Kondisi ideal adalah, sekolah membentuk tim redaksi yang akan mengelola berbagai informasi yang akan dipublikasikan di web sekolah. Di sana, sudah disiapkan tim yang akan bertugas untuk mencari berita, dokumentasi kegiatan, dan tim multimedia. Tim redaksi bertugas menentukan isu, memfilter berita, dan menilai tulisan yang layak tulis. Hasil kerja dan karya siswa juga dapat dipublikasikan.

Jika Anda memiliki banyak kanal sosial media, tautan video dari Youtube dapat pula disematkan ke dalam website. Hal ini tentunya sangat berguna karena dapat menghemat ruang penyimpanan website. Selain video, album foto dalam jumlah besar juga bisa diunggah (upload) ke situs Facebook. Tinggal atur folder dan buat penamaan agar mudah diakses oleh para pengunjung.
Terakhir, jika persoalan konten sudah selesai, Anda membutuhkan admin yang dapat membantu mempublikasikan tulisan di web. Dengan teknologi CMS, kegiatan menerbitkan suatu tulisan di website menjadi lebih mudah karena tampilan antarmuka berbasis visual. Jika Anda bingung, ada banyak tutorial penggunaan CMS WordPress yang dapat dipelajari secara mudah di Youtube ataupun berbagai situs yang tersebar di internet.
Di tahun 2022 ini, website masih dibutuhkan oleh sebagian orang. Penetrasi smartphone yang telah berlangsung bertahun-tahun tetap saja tidak menyurutkan minat dari berbagai individu ataupun instansi untuk memiliki website. Penggunaan smartphone cenderung mengarahkan orang untuk mengakses sistem informasi lewat aplikasi yang umumnya dipasang lewat market smartphone, seperti Appstore (iOS) atau Playstore (android). Walau begitu, website tetap saja memiliki beberapa kelebihan.
Kelebihan yang utama adalah, Anda tidak dipusingkan untuk mengembangkan aplikasi di berbagai ekosistem smartphone yang beredar di pasaran. Untuk membangun aplikasi sistem informasi di smartphone, Paling tidak Anda harus mempersiapkan SDM coder Android dan coder iOS. Dengan memiliki website, Anda hanya membutuhkan satu sistem yang dapat diakses di berbagai perangkat, baik itu smarphone atau PC/laptop. Untuk mengaksesnya, Anda hanya membutuhkan peramban (browser), seperti Firefox atau Chrome.

Pada kesempatan kali ini saya akan membahas bagaimana pengelolaan website sekolah. Ada banyak sistem yang dapat digunakan untuk membangun website, salah satunya adalah CMS (content management system). Apapun CMS pilihan Anda (WordPress, Joomla, Drupal, dan sebagainya). Untuk Anda yang ingin lebih advanced, dapat pula memanfaatkan webframework, seperti Laravel, Rails, ASP.NET, dan sebagainya.
Layaknya sistem informasi, berikut ini adalah halaman utama yang Anda butuhkan untuk menyajikan website sekolah.
Yap, sebelumnya pihak Microsoft telah mengklaim bahwa Windows 10 merupakan versi terakhir dari sistem operasi Windows. Selanjutnya, pengguna menerima pembaruan terus menerus tanpa ada rilis versi berikutnya. Pada saat itu, Microsoft berupaya mentransisikan dirinya dari perusahaan penjual perangkat lunak OS menjadi penyedia layanan.
Yang diharapkan tentunya adalah uang. Profit akan terus mengalir jika pembeli berlangganan daripada hanya melakukan satu kali pembelian. Walau begitu, transisi sepertinya tidak berjalan mulus sehingga Microsoft terpaksa merilis versi baru dari Windows, yaitu Windows 11.
Selain itu, faktor utama mengapa Microsoft merilis pembaruan versi adalah sebagai berikut:
Namun, ada beberapa detail yang harus diketahui oleh masyarakat luas. Windows 11 pada dasarnya adalah Windows 10. Tentu saja ada antarmuka baru, persyaratan perangkat keras yang lebih besar, dan beberapa perbaikan teknis di sana-sini. Walau begitu, nomor versi internal Windows 11 sendiri adalah “10.0”.
Jika kita lihat versi Windows XP, ia bahkan memiliki 2 versi internal. Berikut ini nomor versi internal Microsoft Windows selama 20 tahun terakhir:
Bulan lalu, kita telah mendengar rencana New York Times (NYT) untuk mengakuisisi permainan kata populer Wordle. Perusahaan itu kemudian berjanji bahwa mereka akan tetap membuat Wordle gratis untuk dimainkan. Namun dari perspektif bisnis, hal ini memang tidak masuk akal mengingat banyaknya uang yang telah dikeluarkan oleh NYT.
Ternyata upaya monetisasi memang dilakukan oleh NYT. Perusahaan memanfaatkan data yang diperoleh dari oleh orang-orang yang bermain game tanpa sadar. Hal ini sebagaimana dipaparkan oleh Ben Adida dalam Tweet-nya. Ia menemukan situs Wordle baru banyak diisi berbagai jenis pelacak (add tracker).
Add tracker akan berupaya memahami kebiasaan menjelajah Anda, dan selanjutnya mereka akan menayangkan berbagai iklan yang relevan dengan aktivitas berselancar Anda. Data pengunjung ini tentunya yang dimonetisasi oleh NYT ke pihak ketiga (pengiklan).