Sensor fingerprint (sidik jari) di smartphone bukanlah hal baru. Sudah banyak produsen perangkat yang menggunakan sensor ini, termasuk Motorola yang dikenal sebagai pelopor ponsel dengan iris scanner.
Saat itu ketika Motorola memperkenalkan sensor tersebut, tanggapan orang bisa dikatakan biasa-biasa saja (tidak tertarik).
Namun, perangkat tersebut jadi berbeda ketika akhirnya Apple ikut juga memasangnya di produk iPhone 5s. Sejak saat itu, fingerprint sensor menjadi semacam standard untuk smartphone kelas atas.
Kini, sepertinya Samsung ingin membuat standar baru dengan memperkenalkan pemindai iris (iris scanner). Perangkat ini sudah diperkenalkan pada jajaran produk anyar mereka, Samsung Galaxy Note 7. Namun sayang, sampai saat ini belum ada produsen handset yang tertarik untuk mesang sensor iris tersebut. Padahal jika kita berbicara dari segi keakuratan, iris scanner jelas lebih akuran dan amat dibanding pemindai jari.
Rumor baru-baru ini mengatakan bahwa smartphone terbaru dari Huawei, Mate 9, digadang-gadang akan menggunakan sensor iris. Tentu kita semua tidak heran jika beberapa produsen memulai pertimbangan untuk memasang fitur ini di perangkat mereka. Kelebihan seperti akses kunci yang ketat menggunakan iris mata pengguna akan membuat ponsel tidak bisa sembarang diakses oleh orang lain yang tidak kita kehendaki.

Bagaimana pendapat Anda? Akankah pemindai mata akan mampu menyaingi kepopuleran pemindai sidik jari?
Sumber:
http://www.talkandroid.com/302228-huawei-mate-9-rumored-to-come-with-an-iris-scanner/
Hanya 9 (sembilan) hari setelah Apple merilis secara resmi iOS 10, versi pembaruan dari sistem operasi tersebut (iOS 10.0.0.2) sudah diluncurkan.
Kejadian itu terjadi pada 21 September 2016. Sebuah Pokemon langka bernama Lapras (Japanese: ラプラス Laplace), secara tiba-tiba muncul di Odaiba.
Pokemon Go memang lagi musim, dan tiap orang di Indonesia sepertinya tidak mau ketinggalan ikutan untuk menangkap monster digital ini.
Tujuan dari EIE adalah untuk memastikan bahwa anak-anak kecil dibatasi dari akses ke content dewasa di internet. Tujuannya adalah untuk menciptakan lingkungan restoran yang aman bagi semua orang.
Trend Pokemon GO juga sepertinya masih akan terus berlanjut. Pengembang game di balik perusahaan Nintendo berencana menambahkan fitur lain agar permainan menjadi lebih menarik, seperti bertarung dengan Pokemon trainer lain, bertukar Pokemon, dan bahkan pemberian dukungan khusus di lokasi tertentu dalam permainan.
Okeh, pertama-tama saya ingin mengatakan bahwa ini bukan postingan untuk meng-endorse produk tertentu (Listerine) 😆 .