Openbox memang memiliki pengguna fanatiknya tersendiri yang mementingkan aksesibilitas PC mereka yang umumnya berupa hardware lama dan juga mementingkan kecepatan.
Openbox juga mempertimbangkan kecanggihan teknologi terkini, sebagaimana yang telah diracik oleh pengembang Semplice Linux yang memanfaatkan Openbox sebagai tampilan antarmukanya.
Baru-baru ini sang pimpinan proyek (Eugenio Paolantonio) mengumumkan versi terkini dari Semplice Linux, yang diberi kode nama “Stairway to Heaven”. Nama tersebut diambil dari lagu band rock kenamaan di tahun 80-an, Led Zeppelin.
Seri ini merupakan edisi ke enam dari distro Semplice Linux yang menggunakan Debian “unstable” sebagai induknya. Eugenio menjanjikan edisi ini akan menyajikan kecepatan desktop dalam menggunakan PC Anda, namun tetap tidak mengabaikan kecanggihan teknologi terkini.

Berikut ini fitur yang terdapat dalam Semplice Linux 6:
- Openbox 3.5.2
- Linux kernel 3.12.7 (desktop-optimized)
- Browser Chromium 31.0.1650.63 with Flash Player
- Pemutar Musik Exaile 3.3.2
- Pemutar Video GNOME MPlayer 1.0.8
- Office Suite Abiword 2.9.2 dan Gnumeric 1.12.9
- Internet messenger Pidgin 2.10.7



Baru-baru ini, seorang pria nekat menerobos Api dari rumahnya yang terbakar hebat hanya untuk menyelamatkan mesin console Xbox miliknya.
Bloatware jika diibaratkan merupakan software bawaan vendor yang otomatis terinstall pada smartphone. Tidak semua pengguna membutuhkan berbagai software tersebut, dan terkadang hanya memenuhi ruang penyimpanan Anda.
Sebenarnya Google+ tidak jelek-jelek amat. Malahan, kami rasa ia lebih baik dari Facebook. Selain mendukung format gambar GIF dan memiliki editor gambar dengan filter mirip-mirip Instagram, integrasinya dengan Youtube membuat Google+ lebih superior.