Di tahun 2012 kemarin kita cukup dikejutkan dengan pernyataan petinggi AMD bahwa mereka akan melepaskan persaingan dengan Intel di pasar desktop. Para pengguna komputer tentunya cukup dikecewakan dengan pernyataan tersebut, karena itu berarti Intel akan memulai monopoli chip mereka di pasar desktop.
Namun dalam laporan terbaru AMD mengenai pendapatan perusahaan pada quarter keempat tahun 2013, justru mereka berhasil melampaui target profit perusahaan.
AMD sepertinya harus berterima kasih atas dirilisnya console Xbox One dan PS4 di pasaran. Kedua mesin console tersebut menggunakan chip AMD untuk dapur tenaganya. Belum lagi penjualan kartu grafis Radeon terbaru mereka yang terbilang sukses di pasaran.

Pada quarter keempat akhir 2013 kemarin, AMD melaporkan pendapatan keuntungan sebesar $1.59 miliar. Data statistik AMD tersebut meningkat 9% dari quarter ketiga tahun 2013, dan juga melonjak 38% dari tahun 2012. Angka ini memang belum bisa mengembalikan AMD ke masa jayanya dulu di tahun 2010-an berkat jajaran produk prosesor Athlon.
Namun yang dapat kita pelajari dari hal ini adalah, kepintaran strategi AMD dalam membaca trend pasar. Kecemerlangan Intel merajai pasar desktop tidak mampu dimanfaatkan dengan maksimal, mengingat bisnis mereka di pasar prosesor mobile terbilang mengecewakan.
Kini waktunya menjalani tahun 2014, kita tentunya menantikan manuver apa lagi yang akan dikeluarkan oleh AMD. Intel tentunya tidak akan tinggal diam melihat AMD semakin merajarela di pasar console. Belum lagi pasar mobile masih menjadi ladang luas untuk pertempuran keduanya.
Sumber:
ExtremeTech
Baru-baru ini, seorang pria nekat menerobos Api dari rumahnya yang terbakar hebat hanya untuk menyelamatkan mesin console Xbox miliknya.
Bloatware jika diibaratkan merupakan software bawaan vendor yang otomatis terinstall pada smartphone. Tidak semua pengguna membutuhkan berbagai software tersebut, dan terkadang hanya memenuhi ruang penyimpanan Anda.
Sebenarnya Google+ tidak jelek-jelek amat. Malahan, kami rasa ia lebih baik dari Facebook. Selain mendukung format gambar GIF dan memiliki editor gambar dengan filter mirip-mirip Instagram, integrasinya dengan Youtube membuat Google+ lebih superior.



