Setelah Hewlett Packard (HP) menghabiskan lebih dari $ 3 miliar dolar untuk mengakuisis webOS, OS yang dulunya di-develop vendor smartphone terkemuka Palm, kini mereka harus merelakannya.
Meg Whitman, CEO HP, mengumumkan bahwa HP memberikan lisensi OpenSource untuk webOS (9 Des 2011). Ini berarti, ujung-ujungnya OS tersebut akan menjadi “gratis”.

Langkah ini terpaksa diambil karena gagalnya webOS HP masuk ke pasaran para pengguna gadget mobile, yang ternyata lebih memilih Blackberry atau iPhone dengan iOS-nya.
Meng-opensource-kan webOS merupakan konsekuensi logis dari HP, suatu usaha agar webOS tetap eksis.
Para penikmat tablet webOS tentunya akan bergembira karena segera akan banyak mendapat dukungan dari komunitas openSource.



Untuk mengimplementasikan teknologi ini terbilang berat. Paling tidak untuk satu pesawat, dibutuhkan dana sebesar 100 ribu dollar AS. Perseroan akan mengucurkan dana yang tak kecil, tapi ini demi konsumen.




