Beranda » Gadget » Games »

Seorang Pria di Jepang Dipenjara Karena Menjual iPhone Jailbreak

Masih banyak perdebatan yang terjadi di topik seputar jailbreak produk-produk Apple (iDevices). Bagi Anda yang belum tahu, jailbreak merupakan kegiatan meng-hack sistem operasi iDevices untuk mendapat akses lebih lanjut ke perangkat tersebut.

Tapi, tampaknya kegiatan men-jailbreak merupakan suatu hal yang ilegal di Jepang. Seseorang dari perfektur Toyama baru-baru ini ditangkap oleh polisi setempat karena menjual iPhone dalam kondisi ter-jailbreak. Hal ini tampaknya melanggar trademark dari produk Apple di Jepang.

Adalah Daisuke Ikeda, seorang pria berusia 24 tahun yang melakukan kegiatan tersebut. Dalam pengakuannya, ia mengatakan telah berhasil menjual 5 (lima) unit iPhone jailbreak. Harga total dari semua perangkat yang ia jual sejumlah $1,186. Ia manyatakan bahwa kegiatan yang ia lakukan murni semata untuk mencari tambahan uang.

Perangkat iPhone jailbroke yang ia jual juga terdapat game Monster Strike versi crack (bajakan dengan tweak). Game ini sendiri sangat populer di Jepang. Versi crack ini memungkinkan penggunanya memiliki akses ke karakter tertentu yang dapat digunakan untuk melawan bos yang sulit.

Yang jelas, di luar kontroversi ilegal atau tidak, kegiatan men-jailbreak atau me-root pada perangkat Android akan menyebabkan Anda kehilangan garansi dari produk yang Anda miliki.

Sumber:
http://www.theregister.co.uk/2016/09/30/tokyo_man_arrested_for_selling_jailbroke_iphones/

Beri Tanggapan

#ads #AMD #Android #Apple #Blackberry #browser #Chrome #cloud #dropbox #end of life #Facebook #facebook timeline #firefox #FOSS #GNU/Linux #Google #Google-Plus #gratisan #green technology #hacked #IE #IM #instagram #Intel #iOS #iPhone #iPhone 5 #LG #malware #Metro #Microsoft #mobile-site #Motorola #Nokia #Samsung #Samsung Galaxy #skype #Sony #SOPA #SSD #statistik2011 #storage #tablet #Twitter #Ubuntu #ultrabook #Windows8 #WindowsPhone #WordPress #youtube