Beranda » Games »

Beberapa Hal yang Dapat Dipelajari dari Rilis Diablo III

PC game masih ada dan terus eksis
Berbagai console game telah diproduksi, memanjakan para gamer dengan berbagai game terbaru yang keluar setiap saat. Pengguna PC sepertinya disingkirkan, karena pengembangan game untuk PC seperti agak telat dan bahkan tidak ada versi PC sama sekali. Diablo III membuktikan bahwa PC masih merupakan flatform yang layak dilirik bagi produsen game. Tidak semua orang punya console, tapi hampir pasti orang memiliki PC.

diablo-3

Kebutuhan Internet
Diablo 3 hanya memiliki mode bermain online untuk menghindari pembajakan dan penjualan karakter. Namun, rilis Diablo kemarin membuktikan bahwa selalu terkoneksi ke internet tidak selalu tepat karena server game Blizzard sempat down. Memberikan mode single player akan menjadi alternatif tersendiri bagi pemain.

Tidak selalu butuh spek tinggi
Game yang sukses ternyata tidak selalu membutuhkan hardware yang bagus, contohnya pada game Diablo ini. Persyaratan yang dibutuhkan tidak terlalu tinggi sehingga memungkinkan tiap orang untuk memainkannya di PC. Contoh lain yang cukup konkret adalah World of Warcraft yang juga tidak membutuhkan hardware kelas atas untuk memainkannya.

Jeda rilis sequel terlalu lama
12 tahun setelah rilis terakhir tentunya membuat para pencinta game tersebut bertanya-tanya, terlebih ketika game tersebut cukup sukses. Ekspektasi yang keluar terkadang tidak sepadan dengan penantian yang cukup panjang dari game tersebut.

Tags:

Beri Tanggapan

#ads #AMD #Android #Apple #Blackberry #browser #Chrome #cloud #dropbox #end of life #Facebook #facebook timeline #firefox #FOSS #GNU/Linux #Google #Google-Plus #green technology #hacked #IE #IM #instagram #Intel #iOS #iPhone #iPhone 5 #LG #malware #Metro #Microsoft #mobile-site #Motorola #Nokia #Samsung #Samsung Galaxy #skype #Sony #SOPA #SSD #statistik2011 #storage #tablet #Twitter #Ubuntu #ultrabook #Windows #Windows8 #WindowsPhone #WordPress #youtube